Select your country and language
Singapore
Malaysia
Indonesia
  • Bahasa Indonesia
Brunei

Kekuatan Pikiran: Tidak ada Kesehatan tanpa Kesehatan Jiwa

Kesehatan jiwa adalah tentang bagaimana kita berpikir, merasa, dan bertindak dalam kehidupan kita sehari-hari serta memutuskan bagaimana kita mengatasi stres, berhubungan dengan orang lain dan membuat pilihan. Oleh karena itu, seperti kesehatan fisik, kesehatan jiwa juga sangat penting bagi kita. 
Print
The Power of the Mind: No Health Without Mental Health  - Live Great  - Great Eastern Life

Kesehatan jiwa merupakan komponen integral dan penting dari kesehatan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan jiwa adalah keadaan ketika setiap individu menyadari potensinya, dapat mengatasi stres yang normal dalam kehidupan sehari-hari, dapat bekerja dengan produktif dan bermanfaat, serta mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. Bahkan Direktur Jendral WHO yang pertama, Dr Brock Chisholm, mengatakan “Tanpa kesehatan jiwa tidak ada kesehatan fisik.”

Gangguan Depresi Mayor
Merasa sedih dari waktu ke waktu termasuk normal, akan tetapi ketika rasa sedih tidak pernah hilang, hal tersebut bisa jadi merupakan gejala depresi. Depresi dapat terjadi pada siapapun. Mengetahui cara mendeteksinya dapat membantu melindungi Anda dan keluarga Anda. Dengan deteksi dini, depresi dapat diatasi.

Menurut WHO, depresi adalah salah satu masalah kesehatan jiwa yang umum terjadi, dan lebih dari 121 juta orang di seluruh dunia mengalaminya.

Berikut beberapa gejalanya:

  • Perasaan sedih, sering menangis, dan tidak punya harapan
  • Hilang ketertarikan pada hampir semua kegiatan
  • Hilangnya nafsu makan
  • Merasa sangat lemah dan kekurangan energi
  • Mengalami susah tidur atau tidur berlebihan
  • Merasa bersalah, tidak berguna dan tidak berdaya
  • Berpikir ingin mati dan bunuh diri

Beberapa faktor pemicu depresi diantaranya masalah hubungan, masalah uang atau Keuangan, kehilangan pekerjaan dan kehilangan orang yang dicintai.

Mengelola dan Mengurangi Risiko Depresi Anda
Dari berbagai jenis gangguan jiwa, depresi adalah salah satu yang dapat dirawat. WHO mengestimasi bahwa perawatan sangat efektif bagi 60 sampai 80 persen penderita. Depresi dapat diatasi menggunakan berbagai cara yang berbeda termasuk pengobatan, konseling atau intervensi psikologis dan perubahan gaya hidup. Dengan mengadopsi gaya hidup sehat termasuk makan makanan dengan gizi seimbang dan melakukan olahraga secara teratur (setidaknya satu jam, lima kali dalam seminggu), Anda dapat mengurangi risiko menderita depresi. Selalu berpikiran positif juga sangat penting untuk mengurangi kerentanan terhadap masalah kesehatan jiwa.   

Penyalahgunaan Alkohol
Terdapat peningkatan pada masalah penyalahgunaan alkohol. Salah satu pola minum minuman beralkohol yang paling berbahaya adalah dengan jumlah yang banyak dan terus menerus.

Keadaan sakit karena terlampau banyak minum minuman beralkohol (alcoholism) digambarkan sebagai kebutuhan yang berlebihan akan minuman beralkohol seperti bir, anggur, dan minuman keras lainnya. Jika seseorang yang menderita alcoholism tidak mendapat minuman beralkohol yang diinginkan, maka dia akan mengalami gejala-gejala putus obat (withdrawal symptoms) seperti mual, berkeringat, gemetar dan gelisah atau cemas. Mayoritas pecandu alkohol membutuhkan bantuan profesional untuk berhenti minum.

Keracunan alkohol dan kerusakan fungsi hati adalah konsekuensi yang mengancam jiwa dari alcoholism dan kecanduan alkohol. Otak, sirkulasi dan pernapasan pun terkena dampak dan dapat berujung pada kematian. Selain itu juga ada risiko depresi dan bunuh diri.  

Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD)
OCD merupakan gangguan kecemasan yang dikarakterisasikan sebagai obsesif, ritual kompulsif dan pikiran yang mengganggu serta impuls.     

Obsesi yang umum terjadi termasuk: menjadi terlalu khawatir dengan kotoran dan kuman atau kontaminasi, memiliki pikiran seksual yang tidak menyenangkan, rasa takut akan membahayakan diri sendiri atau orang lain, serta rasa takut akan kehilangan barang-barang. Penderita menunjukkan kegiatan yang berulang-ulang seperti mencuci dan membersihkan, memeriksa, menghitung atau mengatur barang-barang secara berlebihan untuk meredakan rasa cemas mereka. Gangguan tersebut cenderung terjadi pada anggota keluarga dan dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu atau kejadian-kejadian dalam hidup yang membuat stres. Gangguan ini dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat dan terapi perilaku.                     

Masalah kesehatan jiwa seperti depresi, OCD, dan penyalahgunaan alkohol sering memiliki dasar biologis serta dapat dirawat secara medis, dan lebih cepat lebih baik. Dukungan dari keluarga dan teman terdekat dapat membantu penderita mengatasi bahkan sembuh dari masalah kesehatan ini. Pendeteksian awal dari tanda-tanda masalah kesehatan jiwa dapat menyelamatkan jiwa.

Recommended articles
Exclusive Privileges
Workshops & Events
Back to top
Butuh bantuan?
Customer Contact Center
(Senin-Jumat, 09.00-18.00)
SMS (bagi Pemegang Polis)
Ketik *INFO
Email kami
Hubungi kami
Pengajuan klaim
Layanan Nasabah
Great Eastern Life Indonesia terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Great Eastern Life Indonesia terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan