Bogor, 2 Oktober 2026 – Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia terus meningkat. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57%, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 93,61%1. Capaian tersebut menunjukkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan semakin luas, namun penguatan pemahaman dan kemampuan mengelola keuangan tetap penting agar pemanfaatannya semakin tepat.
Momentum Bulan Inklusi Keuangan juga menjadi pengingat pentingnya memperluas literasi kepada kelompok prioritas, termasuk perempuan dan pelaku UMKM. Dalam Roadmap Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026–2030, OJK menempatkan kedua kelompok tersebut sebagai bagian dari sasaran penguatan akses dan literasi keuangan, sejalan dengan target inklusi keuangan nasional menuju 98% pada 20452.
Di sisi lain, pemberdayaan perempuan juga tidak dapat dilepaskan dari kesehatan. Kementerian Kesehatan RI terus mendorong penguatan deteksi dini kanker payudara melalui Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara 2025–2034, termasuk target menurunkan angka kematian akibat kanker payudara sebesar 2,5% per tahun3.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Great Eastern Life Indonesia menyelenggarakan Reach for Great Financial Literacy “Great Everyday Together: Perempuan Berdaya, Bersama Jadi Hebat” di Kelurahan Sindangsari, Bogor Timur, Jumat (2/10/2026).
Mengusung semangat “Sehat Dirinya, Cermat Keuangannya, Maju Usahanya”, kegiatan ini diikuti oleh 30 perempuan pelaku UMKM dan pengrajin Kampung Perca Sindangsari. Program menggabungkan edukasi pengelolaan keuangan keluarga dan usaha, edukasi kesehatan payudara dan SADARI, pemeriksaan USG payudara bersama Lovepink, serta mini medical check-up yang didukung RS Hermina Bogor. Konsep program memang dirancang untuk menghubungkan tiga aspek utama: menjaga kesehatan, mengelola keuangan, dan mengembangkan usaha.
Lurah Sindangsari, Nendar Kusnida, menyambut positif kegiatan tersebut. “Saya berharap acara seperti ini bisa berlanjut, dan tidak hanya di Kelurahan Sindangsari, tapi kalau bisa di berbagai daerah di Bogor Timur, karena acara seperti ini sangat bermanfaat,” ujarnya.
Direktur Great Eastern Life Indonesia, Hana, mengatakan pemberdayaan perempuan perlu dibangun secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan maupun kemampuan mengelola keuangan. “Pemberdayaan perempuan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi fondasi agar perempuan semakin sehat, mandiri, dan kuat secara finansial,” ujar Hana.
Dalam sesi literasi keuangan, Fennicia Auliantika, SE, MM, CFP, Dosen sekaligus Duta Penggerak Literasi Keuangan OJK 2025, mengajak peserta mulai dari langkah praktis, seperti memisahkan uang usaha dan rumah tangga, mencatat pemasukan dan pengeluaran, menghitung keuntungan dengan benar, menyusun prioritas keuangan, serta menyiapkan dana darurat dan perlindungan. Pendekatan tersebut sesuai dengan materi program yang menekankan pengelolaan keuangan sederhana namun aplikatif bagi pelaku UMKM.
“Kita perlu mempersiapkan diri menghadapi situasi yang tidak terduga. Dengan pengelolaan keuangan yang terencana, perempuan bisa lebih mandiri secara ekonomi dan turut menjaga stabilitas keuangan keluarga,” ujar Fennicia.
Sementara itu, edukasi kesehatan bersama Pink Squad sekaligus penyintas kanker payudara dari Lovepink, Nuni Warjono dan Ina Sumantri, mengajak peserta lebih mengenali kondisi tubuh, memahami SADARI, serta mengetahui kapan perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada tenaga kesehatan. Materi kesehatan juga menekankan pentingnya mencari informasi dari sumber terpercaya dan tidak menunda pemeriksaan jika menemukan perubahan yang tidak biasa.
Sebagai bagian dari kegiatan, 15 peserta menjalani pemeriksaan USG payudara bersama Lovepink. Selain itu, mini medical check-up yang didukung RS Hermina Bogor diikuti oleh 44 peserta, terdiri atas 30 perempuan dari Kampung Perca serta 14 staf Kelurahan Sindangsari dan kader Posyandu.
Untuk melihat efektivitas edukasi, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test. Hasilnya, rata-rata nilai meningkat dari 81 menjadi 89,67, sementara jumlah peserta dengan nilai 90–100 naik dari 11 orang menjadi 21 orang.
Salah satu peserta, Siti Julaihah, mengatakan kegiatan tersebut memberinya pemahaman baru mengenai pentingnya mengelola keuangan sekaligus menjaga kesehatan. “Saya senang sekali dengan acara ini. Selain ada materi keuangan, juga ada edukasi kesehatan. Saya jadi semakin sadar untuk menjaga kesehatan dan lebih memperhatikan pola makan serta olahraga,” ujarnya.
Melalui program ini, Great Eastern Life Indonesia mendorong perempuan untuk membangun kebiasaan sederhana yang dapat memperkuat kesehatan, keuangan, dan keberlanjutan usaha. Karena ketika perempuan semakin sehat dan berdaya, manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya oleh dirinya sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan di sekitarnya sehingga bersama-sama bisa Jadi Hebat, Reach for Great.
Sumber:
Tentang Great Eastern Life Indonesia
PT Great Eastern Life Indonesia (“Great Eastern Life Indonesia”) merupakan bagian dari Great Eastern Holdings Limited, grup asuransi jiwa yang kuat, berorientasi jangka panjang, dan telah memiliki pengalaman sejak 1908 di Singapura dan Malaysia, dengan aset lebih dari S$123 miliar dan melayani lebih dari 16 juta pemegang polis.
Great Eastern Life Indonesia telah berdiri di Indonesia sejak 1996, berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).
Great Eastern Life Indonesia menyediakan rangkaian produk asuransi untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pengembangan kekayaan, perlindungan keluarga, perlindungan kesehatan, perencanaan pensiun, hingga perencanaan pendidikan anak melalui beberapa jalur distribusi, yaitu Bancassurance, Group Insurance, dan Alternate. Great Eastern Life Indonesia berkomitmen untuk membantu nasabah meraih berbagai aspirasi dalam kehidupannya dan Jadi Hebat.
Sebagai bagian dari Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia, Great Eastern Life Indonesia mendukung ekosistem layanan keuangan terintegrasi melalui solusi perlindungan serta menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih baik dengan tata kelola dan kolaborasi yang kuat di dalam Grup.
Great Eastern Life Indonesia telah diakui oleh berbagai organisasi terkemuka dan memenangkan beberapa penghargaan, antara lain Life Insurance Market Leaders Award 2026 dari Media Asuransi, Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta, Insurance Asia Awards 2026 untuk kategori New Insurance Product of the Year – Indonesia dan Digital Transformation Initiative of the Year – Indonesia, Global Banking and Finance Review Awards 2026, InsuranceAsia News Awards 2026, serta berbagai penghargaan bergengsi lainnya.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
PT Great Eastern Life Indonesia
Heidi Handayani
Head of Corporate Communication & Branding
Great Eastern Life Indonesia