Pilih negara asal dan bahasa
Singapore
Malaysia
Takaful
Indonesia
Brunei

Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Pemegang Polis dalam Penguatan Industri Asuransi

Print
Bagikan
Indonesian Senior Executives Association (ISEA)

Jakarta, 14 April 2026 – Great Eastern Life Indonesia menyoroti pentingnya Program Penjaminan Polis (PPP) sebagai salah satu fondasi utama dalam memperkuat industri asuransi yang sehat, kredibel, dan dipercaya masyarakat. Hal ini disampaikan melalui partisipasi Nina Ong, Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia, sebagai pembicara dalam seminar Indonesian Senior Executives Association (ISEA) bersama Himpunan Mantan Pegawai Direktorat Asuransi (HIMADA) bertema “Pembangunan Ekosistem Asuransi yang Tangguh: Penerapan Skema Penjaminan Polis di Indonesia.”

Pembahasan mengenai implementasi Program Penjaminan Polis (PPP) menjadi semakin relevan dalam penguatan sektor jasa keuangan nasional. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memuat pengaturan mengenai program penjaminan polis, sementara OJK dalam Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Perasuransian Indonesia 2023–2027 juga menempatkan program penjaminan polis sebagai bagian dari agenda penguatan industri perasuransian dan perlindungan konsumen.

Indonesian Senior Executives Association (ISEA)

Dalam forum tersebut, Ibu Nina Ong membagikan pengalaman serta lesson learn penerapan Policy Owners’ Protection Fund (PPF) di Singapura sebagai salah satu referensi penerapan  Program Penjaminan Polis (PPP) di Indonesia. Skema yang telah berjalan sejak 2011 dan dikelola oleh Singapore Deposit Insurance Corporation (SDIC) tersebut memberikan perlindungan kepada Pemegang Polis ketika perusahaan asuransi gagal memenuhi kewajibannya, serta mencakup perlindungan pada produk asuransi jiwa maupun asuransi umum melalui mekanisme kontribusi industri.

Ibu Nina Ong menilai bahwa penguatan perlindungan Pemegang Polis tidak hanya berbicara mengenai mekanisme penjaminan, tetapi juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri. Dalam konteks Indonesia, hal ini menjadi penting mengingat pasar asuransi memiliki karakteristik yang luas dan beragam, baik dari sisi jenis produk, profil nasabah, maupun nilai pertanggungan.

Selain itu, kompleksitas pasar Indonesia juga menuntut pendekatan perlindungan yang jelas, relevan, dan mudah dipahami oleh nasabah. Ragam produk yang lebih luas, termasuk produk dengan komponen investasi dan produk syariah, membuat kejelasan mengenai bagian manfaat yang dijamin menjadi sangat penting dalam memperkuat pemahaman dan rasa aman nasabah.

Diskusi dalam forum tersebut juga menyoroti sejumlah isu praktis yang relevan bagi industri, mulai dari peran pemerintah dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai Program Penjaminan Polis, kejelasan regulasi yang mendorong perusahaan asuransi menjalankan literasi dan inklusi terkait perlindungan Polis, hingga cakupan produk yang dapat memperoleh perlindungan. Dalam pembahasan tersebut, skema di Singapura menjadi salah satu rujukan, di mana perlindungan mencakup sejumlah produk seperti endowment dan asuransi jiwa, termasuk manfaat tertentu yang melekat dalam produk, sementara komponen investasi yang tidak dijamin pada unit-link tidak termasuk dalam cakupan perlindungan.

Peserta juga menyoroti aspek tata kelola, termasuk bagaimana perusahaan asuransi di Singapura tunduk pada skema perlindungan yang dikelola oleh Singapore Deposit Insurance Corporation (SDIC) sebagai lembaga non-pemerintah. Dalam diskusi tersebut dijelaskan bahwa implementasi Policy Owners’ Protection Fund di Singapura memiliki dasar hukum yang jelas dan berjalan dalam kerangka pengawasan otoritas yang berwenang, sehingga kepatuhan perusahaan asuransi terhadap skema tersebut menjadi bagian dari tata kelola industri.

Ibu Nina Ong juga menjelaskan kunci sukses dari Program Penjaminan Polis (PPP) di Singapura adalah adanya regulasi yang jelas, komunikasi yang efektif dan sistem pendukung yang kuat.

“Program Penjaminan Polis (PPP) merupakan bagian penting dalam membangun industri asuransi yang sehat dan dipercaya. Ketika masyarakat melihat adanya perhatian yang kuat terhadap perlindungan nasabah, kepercayaan terhadap industri akan ikut menguat. Pada akhirnya, hal ini bukan hanya menyangkut mekanisme, tetapi juga rasa aman yang dibutuhkan masyarakat dalam memiliki perlindungan asuransi,” ujar Nina Ong, Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia.

 

Indonesian Senior Executives Association (ISEA)
Partisipasi Great Eastern Life Indonesia dalam forum ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam penguatan industri asuransi dengan menempatkan kepentingan nasabah sebagai fokus utama, agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat melangkah dengan tenang ketika meraih berbagai aspirasi dalam hidupnya untuk Jadi Hebat, Reach for Great.

Tentang Great Eastern Life Indonesia

PT Great Eastern Life Indonesia (Great Eastern Life Indonesia) merupakan bagian dari Great Eastern Holdings Limited yang merupakan perusahaan asuransi jiwa yang kuat, berorientasi jangka panjang dan telah memiliki pengalaman sejak 1908 di Singapura dan Malaysia dengan aset lebih dari S$122 Miliar dan melayani lebih dari 16 juta pemegang polis.

Great Eastern Life Indonesia telah berdiri di Indonesia sejak 1996, berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Great Eastern Life Indonesia menyediakan rangkaian produk asuransi untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dalam hal pengembangan kekayaan, perlindungan keluarga, perlindungan kesehatan, perencanaan pensiun dan perencanaan pendidikan anak melalui beberapa jalur distribusi — Bancassurance, Group Insurance dan Alternate. Great Eastern Life Indonesia berkomitmen untuk membantu nasabah meraih berbagai aspirasi dalam kehidupannya dan jadi hebat.

Great Eastern Life Indonesia telah diakui oleh berbagai organisasi terkemuka dan memenangkan beberapa penghargaan, antara lain Life Insurance Market Leaders Award 2025 dari Media Asuransi, Best Insurance 2025 dari Investortrust, Insurance Asia Awards 2025 untuk kategori New Insurance Product of the Year – Indonesia, Global Banking and Finance Review Awards 2025, InsuranceAsia News Awards 2025, Global Sustainability Awards 2025 dan berbagai penghargaan bergengsi lainnya.


 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

PT Great Eastern Life Indonesia

Heidi Handayani

Head of Corporate Communication & Branding

Great Eastern Life Indonesia

heidi.handayani@greateasternlife.com


Kembali ke atas
Butuh bantuan?
Customer Contact Center
Layanan Nasabah
Akun Resmi WhatsApp
GoGREAT!
GREATPedia
 
Hak Cipta © 2026 Great Eastern Holdings Limited (Reg No 1999 03008M)  | Great Eastern Life Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
 
Hak Cipta © 2026 Great Eastern Holdings Limited (Reg No 1999 03008M)  | Great Eastern Life Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan